Tampilkan postingan dengan label Perbankan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perbankan. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Desember 2014

Cara Withdrawal Paypal Ke BCA

     Mungkin diantara kamu sudah banyak yang mengetahui bagaimana cara withdrawal Paypal ke Bank Lokal Indonesia, salah satunya ke BCA. Tapi disini... saya akan mencoba menjelaskan untuk kalian yang belum tahu :)

Saya tarik dana dari Paypal terakhir kali bulan Desember 2014. Berhubung sebelumnya saya sudah googling juga bagaimana cara withdrawal Paypal ke BCA, dan ternyata dari sekian blog yang saya temui, cara yang disarankan cukup variatif dan sedikit berbeda. Kemungkinan mereka menjabarkan cara-cara lama yang mungkin saat ini sudah berubah. Makanya saya coba update ya :)

OK, langsung saja.

1. Pertama,  Log in ke akun Paypal kamu. Tentunya akun kamu harus sudah verifikasi yah supaya bisa withdrawal, dan juga ada dana yang bisa ditarik, minimal $10 USD.

2. Jika belum menambahkan data bank tujuan, maka tambahkan dulu. Ingat, nama yang tertera pada akun bank harus sama persis dengan nama di akun Paypal kamu.
Caranya : di tab My Account -- Profile -- Add/Edit Bank Account



3. Isi data bank yang mau kamu pakai untuk tarik dana paypal.
  •     Isi nama. Nama harus sama antara nama di akun paypal dengan akun bank
  •     Isi nama bank. Karena saya mau tarik dana ke BCA maka saya isikan BCA (bukan "Bank Central Asia")
  •      Isi Bank Code. Jika kamu tidak tahu code bank kamu berapa, klik saja tulisan berwarna biru di sebelahnya "What's this?" nanti akan keluar daftar kode dari sejumlah bank di Indonesia. Contohnya seperti ini :
 
 (untuk BCA kodenya 0140012) langsung saja pakai kode yang tertera, tidak usah pakai kode cabang.
  • Isi Nomor Rekening kamu.
  • Isi Nomor Rekening kamu lagi. Lalu klik Continue maka data bank sudah ditambahkan.
*** Attn : Isikan semua data dengan benar, karena jika data yang diisikan tidak sesuai, transfer dana akan dikembalikan ke akun Paypal kamu dan akan mendapatkan potongan sebesar 50.000 Rupiah.


4. Sekarang kita kembali ke halaman awal akun, di tab My Account klik Withdraw. Nanti akan keluar option
"Withdraw funds to your bank account" (tarik dana ke akun bank)
atau
"Withdraw funds to your card" (tarik dana ke kartu kredit).

Disitu juga tertera bahwa proses pengiriman dana adalah 2-4 hari kerja (hari minggu dan libur nasional tidak dihitung). Dan biaya pengirimannya adalah gratis untuk penarikan dana minimal Rp 1.500.000. Sedangkan untuk penarikan dana kurang dari itu akan dikenakan biaya sebesar Rp 16000.

Kita pilih option pertama, klik "Withdraw funds to your bank account"

 
 5. Isi data berapa jumlah dana yang mau ditarik dan pilih bank tujuan. Minimum penarikan adalah $10 USD. Lalu klik Continue.

6. Jika langkah tadi berhasil, kamu akan dibawa ke halaman selanjutnya yang menampilkan Review Withdrawal. Cek kembali apakah jumlah yang akan ditarik sudah benar. Disana juga sudah tertera jumlah dana yang akan ditarik setelah dikonversikan ke Rupiah.
Jika sudah benar maka klik Submit.

7. Selanjutnya kamu tinggal menunggu 2-4 hari sampai dana tersebut masuk ke akun Bank kamu. Dana yang masuk akan langsung dikonversikan ke dalam Indonesian Rupiah.

Semoga sukses :)

Rabu, 25 Mei 2011

TabunganKU BCA, Bebas Biaya ADM Setoran Awal 20 Ribu

Sejak bulan Mei pemerintah mencanangkan gerakan menabung yang didukung oleh sekitar 50 bank nasional dengan meluncurkan “TabunganKu”, yaitu tabungan yang bebas biaya administrasi d/a iuran bulanan. Dengan setoran awal Rp. 20.000 di Bank Umum dan Rp. 10.000 di Bank Pembiayaan Rakyat (BPR).

Ketentuan dan fasilitas yang tersedia berbeda pada setiap bank tergantung pada kebijakan masing-masing bank.

Sebelumnya saya sudah pernah membuat rekening TabunganKu di BII untuk bertransaksi online. Namun kebanyakan yang bertransaksi online dengan saya, mereka bertanya apakah saya juga memiliki rekening BCA atau tidak.

Awalnya saya ragu untuk membuat rekening BCA, alasannya adalah tidak lain-tidak bukan dikarenakan untuk orang dengan penghasilan pas-pasan seperti saya, rasa-rasanya akan menjadi sebuah beban jika uang tabungan saya itu berkurang terus-terusan setiap bulannya mengingat biaya adm BCA yang cukup lumayan. Belum lagi setoran awalnya minimal Rp.500.000. Takutnya kalau saya sudah bikin rekening...eh beberapa bulan kemudian rekening tersebut hangus dikarenakan saldo tidak mencukupi untuk menutupi biaya adm bulanan. Rasa-rasanya waktu dan tenaga jadi terbuang percuma jika dihubungkan dengan proses membuatnya.

Ketika saya teringat dengan rekening TabunganKu, saya bertanya-tanya apakah mungkin BCA menjadi salah satu anggotanya. Saya coba googling... dan ternyata pada saat itu tidak satupun artikel yang saya temukan tentang TabunganKu dari BCA (mungkin sekarang sudah banyak) termasuk ketika saya mengunjungi situs onlinenya...tidak ada sedikitpun yang menyinggung-nyinggung masalah TabunganKu.

Akhirnya saya beranikan diri untuk bertanya melalui telp ke salah satu kantor cabang BCA tempat saya dulu pernah membuka rekening BCA (tapi saat itu rekening tsb sudah hangus..ngus). Mbak CSnya ngomong gini :
"Ada... hanya saja untuk membuka rekening TabunganKu BCA hanya bisa dilakukan di kantor pusat. Setoran awalnya 20.000 dan bebas biaya bulanan"

Ya sudah... meluncurlah ke TKP. Sebelum membuat rekening, Mbak CSnya dengan ramah (meskipun saya hanya akan setor 20 ribu aja) menjelaskan dahulu apa itu rekening TabunganKu dan apa saja fasilitas yang diberikan oleh BCA menyangkut jenis tabungan ini. Singkatnya... setoran awal Rp 20.000, mendapatkan kartu ATM, bebas biaya adm bulanan, tidak dapat transaksi online dan SMS, pengambilan/kredit melalui ATM perbulan maksimal 4x jika lebih akan dikenakan biaya Rp 2500 tiap pengambilan, jika rekening tidak aktif selama 6 bulan berturut-turut akan dikenakan biaya adm bulanan sebesar Rp 2000/bulan selama rekening tidak aktif. Maksimal pengambilan uang di ATM 5 juta rupiah, maksimal transfer s/d 50 juta rupiah.

Singkat cerita, saya buat rekening TabunganKu BCA. Biaya pembuatannya total Rp 26.000 sudah termasuk setoran awal sebesar 20 ribu, Buku Tabungan, kartu ATM, dan rekening langsung aktif pada saat itu juga. Sayangnya kartu ATM untuk TabunganKu BCA tidak seperti BII TabunganKu yang penampilan fisiknya disamakan dengan kartu ATM reguler. kartu ATM TabunganKu BCA bergambar/bercorak khusus TabunganKu. Tapi tak apalah... saya tetep senang akhirnya saya punya juga rekening BCA yang aman bisa aktif sampai kapanpun tanpa harus memikirkan beban biaya bulanan. :)




Share




BII TabunganKu Bebas Adm Bulanan

Sejak bulan Mei pemerintah mencanangkan gerakan menabung yang didukung oleh sekitar 50 bank nasional dengan meluncurkan “TabunganKu”, yaitu tabungan yang bebas biaya administrasi d/a iuran bulanan. Dengan setoran awal Rp. 20.000 di Bank Umum dan Rp. 10.000 di Bank Pembiayaan Rakyat (BPR).

Ketentuan dan fasilitas yang tersedia berbeda pada setiap bank tergantung pada kebijakan masing-masing bank.

Saat ini saya menggunakan produk “TabunganKu” dari BII (Bank Internasional Indonesia) untuk bertransaksi online. Fasilitas yang saya dapat: Buku Tabungan, Kartu ATM, bebas iuran bulanan, bebas biaya administrasi, Internet Banking (yang bisa saya gunakan untuk cek saldo, cek transaksi, transfer, beli pulsa, bayar tagihan, dll).

Syarat untuk membuka rekening TabunganKu cukup dengan membawa KTP, setoran awal sejumlah minimal Rp. 20.000, (pengalaman saya) tambah biaya pembuatan ATM+ADM (tentang yang ini saya juga masih bingung, katanya bebas biaya ADM) Rp. 11.000, dan rekening akan aktif keesokan harinya.

Dengan total biaya Rp. 31.000 kita sudah bisa memiliki rekening dan kartu ATM dari BII. Bisa cek online dan bertransaksi dengan mudah dengan Internet Banking.

Klik disini untuk melihat TabunganKu BCA








Share


Kamis, 11 November 2010

Menghitung Bunga Deposito

Cara menghitung bunga deposito sangat mudah, tidak serumit menghitung bunga harian tabungan. Dibawah ini akan saya jelaskan sedikit mengenai perhitungan suku bunga deposito berjangka lengkap dengan contohnya.

Misalnya Anda menempatkan uang Anda dalam bentuk deposito sebesar Rp 10 juta dengan suku bunga 10% per tahun. Ingat pajak 20% jika uang Anda lebih dari Rp 7,5 juta! Berarti bunga bersih Anda setelah dipotong pajak adalah 8% per tahun.

Nah, untuk menghitung jumlah bunga yang akan Anda terima adalah begini:

BUNGA KOTOR per tahun = nominal uang Anda X suku bunga
BUNGA BERSIH per tahun = bunga kotor – (tingkat pajak X bunga kotor)
BUNGA BERSIH per bulan = (bunga bersih per tahun / 365) X jumlah hari dalam bulan berjalan


Agar anda tidak begitu bingung, saya akan berikan sedikit contoh kasus:

BUNGA KOTOR per tahun = 10.000.000 X 10% = 1.000.000
BUNGA BERSIH per tahun = 1.000.000 – (20% X 1.000.000) = 800.000


Jika bulan berjalan adalah bulan Oktober yang berjumlah 31 hari, maka bunga Anda untuk bulan Oktober adalah:

800.000 / 365 X 31 = 67.945
Dimana 365 adalah jumlah hari dalam 1 tahun yang akan menjadi pembagi.

Nah, sekarang Anda sudah tahu cara menghitung bunga deposito, ayo mulai menabung di deposito!
Jika Anda punya tabungan di Bank, begitu jumlahnya sudah mencapai jumlah minimal penempatan deposito (Umumnya Rp 1 juta) akan sangat baik kalau Anda tempatkan ke deposito. Selain bunganya lebih tinggi, juga lebih aman karena tidak bisa Anda ambil kapan saja, jadi kemungkinan uang tersebut Anda ambil lebih kecil. Demikian terus menerus, maka Anda akan memiliki tabungan yang jumlahnya terus membesar. Satu hal yang juga penting, untuk kepentingan masa depan anda bunga deposito sebaiknya jangan diambil, tetapi di-roll over.

Maksudnya, bunga deposito itu langsung masuk lagi ke nominalnya. Dalam contoh di atas, bila bunganya di-roll over, maka nominal deposito Anda akan menjadi Rp 10.067.945 dan bunga bulan selanjutnya dihitung berdasarkan jumlah tersebut, bukan dari 10 juta lagi. Jadi, bunga berbunga kan? Itulah yang namanya compound interest yang disebut oleh Albert Einstein sebagai salah satu keajaiban dunia. Dengan demikian, uang Anda akan lebih cepat lagi berkembang biak.

Apabila Anda merupakan pemula dalam bidang investasi atau memiliki dana yang terbatas, mulailah berinvestasi dengan deposito sambil Anda mulai mempelajari instrumen investasi lain yang tingkatannya lebih tinggi, percayalah begitu banyak kisah nyata dimana uang bekerja sendiri untuk kita.


sumber: http://belalangtua.wordpress.com/2008/10/12/menghitung-bunga-deposito/





Share


Disqus for MaTaDaGa